Artikel

LOMBA KESRAK-PKK-KB

    Dibaca 194 kali

GISTING—Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan (Kesrak-PKK-KB-Kes) Tingkat Nasional tahun 2016 mengunjungi Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Selasa (11/4). Pekon Sidokaton sendiri menjadi wakil dari Provinsi Lampung dalam lomba Kesrak-PKK-KB-Kes untuk jenis lingkungan bersih sehat (LBS).

Kunjungan tim penilai yang terdiri dari Ketua Tim Penilai  Dr.Soni Warau,M.Kes dan anggota drg. Laksmi Dwi Astuti

Dan Eko Budi tersebut disambut Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, Wakil Ketua TP PKK Tanggamus Hj.Af’illah Samsul. Plt Sekda Tanggamus Andi Wijaya,S.T,M.M, Forkopimda, Kepala SKPD Dilingkungan Pemkab Tanggamus dan Kepala Pekon Sidokaton Suyud beserta jajaran.

Kepala Pekon Sidokaton Suyud dalam sambutannya menjelasakan secara singkat mengenai kondisi di Pekon Sidokaton yang letaknya dibawah lereng gunung Tanggamus, dan berada diketinggian 700 meter dari permukaan laut dengan 1.950 orang penduduk yang mayoritas bercocok tanam, beternak dan berdagang. Ia juga mengapresiasi atas terpilihnya Sidokaton untuk menjadi wakil Provinsi Lampung ketingkat nasional.

“Kendati letaknya dipelosok, namun, Pekon Sidokaton ini mampu bersaing dengan pekon lain, hal itu didasari bahwa Pekon Sidokaton bebas buta aksara, karena memiliki perpustakaan umum untuk menggali ilmu pengetahuan. Untuk sarana pendidikan di Sidokaton memiliki TK,Paud dan SD masing-masing satu unit, kemudian masyarakat disini kalau melahirkan semuanya dibantu oleh petugas kesehatan, kegiatan posyandu balita dan lansia juga aktif,” ujar Suyud.

Wakil Ketua TP PKK Tanggamus Hj.Af’illah dalam pemaparannya didepan tim penilai, mengatakan bahwa , Pekon Sidokaton memiliki beberapa keunggulan diantaranya telah mandirinya masyarakat  dalam memanfaatkan tanah perkarangannya untuk menanam sayu-sayuran, seperti daun bawang, seledri, sawi, terong, labu siyem dan lainnya, serta buah-buahan seperti alpukat, papaya dan tomat.

Lalu kesadaran masyarakat Pekon Sidokaton dalam mendukung program keluarga berencana (KB) cukup tinggi hal ini dapat dibuktikan dengan tingginya kesetaraan masyarakat Pekon Sidokaton dalam Program KB yaitu 218  Peserta KB Aktif atau 80,74 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) sebanyak 270 peserta.

Dalam Prilaku Hidup bersih dan sehat, masyarakat Pekon Sidokaton telah mampu untuk mengaplikasikan sepuluh indikator PHBS diantaranya ; 100 persen persalinan dipekon Sidokaton ditolong oleh tenaga kesehatan, 100 persen bayi yang ada di Pekon Sidokaton telah menerima ASI Ekslusif, 100  persen bayi dan balita, mengikuti kegiatan Posyandu setiap bulannya, 100 persen  warga telah dapat menikmati air bersih, 100 persen masyarakat  Pekon Sidokaton telah dapat menggunakan Jambat Sehat, 100 persen.

“Masyarakat Pekon Sidokaton juga telah melakukan kegiatan menguras, menimbun dan menutup air tergenang untuk memberantas jentik dirumah, 100  persen  masyarakat Pekon Sidokaton telah dapat mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, sebagian besar masyarakat melakukan aktifitas fisik setiap hari, serta tidak merokok dalam rumah,” ungkap Af’illah.

Samsul Hadi dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim penilai dari pusat. Menurut Samsul, masyarakat Pekon Sidokaton antusias dan semangatnya luar biasa, begitu juga dengan kesadaran dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih.Untuk itu Samsul sangat optimis jika Sidokaton mampu memberikan yang terbaik.

“Berprilaku hidup bersih dan sehat di Sidokaton ini bukan semata-mata hanya karena lomba, tetapi memang seperti itu  prilaku warganya dari dulu dan ini sudah menjadi kebiasaan dan karakter dari masyarakat Sidokaton. Mudah-mudahan persembahan kami ini bisa menjadi kenang-kenanngan di awal tahun 2017, harapan kami tentu agar Sidokaton mampu menjadi  yang terbaik,” harap Samsul.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Lomba Kesrak-PKK-KB-Kes Tahun 2016, Soni Warau mengatakan bahwa tujuan kedatangan tim ke Pekon Sidokaton untuk melakukan pendalaman dan melakukan  diskusi kepada kader PKK pekon disetiap kelompok kerja (Pokja) nya, kemudian melakukan pengamatan pada potensi pekon , dan meninjau sarana kesehatan dan pendidikan.

“Sebenarnya kedatangan kami kesini bukan untuk menilai tetapi melakukan pendalaman dari dokumen yang telah dikumpulkan kepusat. Hasil pendalaman kami ini akan diserahkan kepada tim juri pusat.” Ujar Soni.

Dilanjutkan Soni, jika berdasarkan profil yang dimiliki Pekon Sidokaton, maka tidak menutup kemungkinan Sidokaton bisa menang dan menjadi yang terbaik.”Seperti yang disampaikan oleh pak Kepala Pekon dan pak wakil bupati bahwa  pekon ini sudah bersertifikat  ODF yang artinya semua warganya memiliki jamban sehat, kemudian PKK di Pekon juga sudah sangat mengakar, ini salah satu modal penting, mudah-mudahan, Pekon Sidokaton bisa menjadi  yang terbaik,” kata Soni.